Alhamdulillah kami bisa hadir di Acara Muktamar Ulama Nasional bersama para ulama rombongan dari jawa timur sekitar 30 Bus meskipun kami datang di acara itu terlambat masuk ke istora karena kendala macet tapi tidak menjadikan kami kecewa bahkan semakin semangat karena tidak hanya ulama Indonesia yang berkumpul di sana tetapi para syeikh dari timur tengah dan ulama dari asia selatan bahkan eropa semuanya mendukung akan tegaknya syariah dan khilafah. Allahu Akbar.Ada seorang Kyai yang satu rombongan dengan kami usianya di atas 60 tahun sampai kakinya bengkak karena kelamaan duduk di bus dengan penuh semangat mengatakan. " Kalau negeri ini ingin barokah maka tidak ada kata lain kecuali dengan menerapkan Syariah dan Khilafah." Mari kita semua dukung perjuangan penegakkan syariah dan khilafah.
Lebih dari 7.000 ulama hadir dalam Muktamar Ulama Nasional (MUN) di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (21/7). Mereka sepakat untuk mendukung perjuangan menegakkan syariah dan khilafah. Wujud dukungan para ulama itu dituangkan dalam Mitsaq al-Ulama (Piagam Ulama).
Para ulama menyadari bahwa umat Islam, khususnya di Indonesia, menghadapi berbagai persoalan. Pangkal persoalan itu adalah tidak ada kehidupan Islam di mana di dalamnya diterapkan syariah Islam di bawah kepemimpinan seorang khalifah. Karenanya penegakan syariah dan khilafah adalah mutlak sebab itulah jalan satu-satunya menuju terwujudnya izzul Islam wal muslimin. Maka dari itu para ulama siap menjadi garda terdepan dalam perjuangan menegakkan syariah dan khilafah serta membela para pejuangnya.
Muktamar ini diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia bersamaan dengan momentum Isra’ Mi’raj 1430 H, sekaligus peringatan 88 runtuhnya Khilafah. Kegiatan ini selain dihadiri oleh para ulama dari seluruh Indonesia, juga dihadiri para ulama dari berbagai negara antara lain India, Bangladesh, Pakistan, Asia Tengah, Turki, Mesir, Yaman, Lebanon, Palestina, Syam, Sudan, dan Inggris. Secara bergantian para ulama dari berbagai negara ini menyampaikan pikirannya terhadap kondisi umat Islam baik di negaranya maupun di dunia internasional. Di sela-sela itu gema takbir berkumandang. ”Allahu Akbar.” Teriakan: ”Khilafah, khilafah, khilafah,” bersautan menjelang akhir muktamar.
Ustad Sidiq Al Jawi dari Indonesia, sebagai pembicara pertama mengawalinya dengan mengungkap berbagai intervensi asing di Indonesia di segala bidang kehidupan. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam ternyata penduduknya banyak yang miskin. Menurutnya, ini terjadi karena Indonesia menerapkan ideologi yang salah sejak merdeka hingga kini.”Solusinya jelas yakni dengan menerapkan syariah Islam secara menyeluruh dalam bingkai Khilafah Islam,” katanya.
Para ulama luar negeri dalam muktamar yang menggunakan pengantar bahasa Arab ini pun menegaskan bahwa umat Islam kian terpuruk ketika menjauh dari penerapan Islam secara kaffah dalam naungan Khilafah (sistem pemerintahan Islam). Mereka menyatakan bahwa Khilafah adalah sebuah kewajiban yang agung, dan berjuang untuk menegakkannya kembali adalah kewajiban yang agung pula bagi setiap Muslim.
Begitu pentingnya kewajiban itu, sedemikian hingga para sahabat Nabi SAW bersepakat untuk mendahulukan upaya memilih pemimpin pengganti Rasulullah (khalifah) daripada memakamkan jenazah Rasulullah SAW, sekalipun mereka memahami bahwa memakamkan jenazah secara segera menjadi kewajiban mereka pula. Tindakan para sahabat Nabi SAW ini menunjukkan arti pentingnya perjuangan untuk menegakkan Khilafah sebagai sebuah kewajiban yang harus sesegera mungkin dilaksanakan.
Amir Hizbut Tahrir al-‘Alim Abu Rasytah dalam sambutannya yang diperdengarkan kepada muktamirin mengutip firman Allah dalam surat Fathir ayat 28 yang menyatakan bahwa hanya ulama-lah yang takut kepada Allah. Ulama adalah pewaris para Nabi, sehingga masa depan apa yang ditinggalkan oleh Nabi SAW tergantung pada ulama.
“Sesungguhnya tegaknya Khilafah bukan sekadar persoalan utama yang hanya menjamin kemuliaan kaum Muslim dan rahasia kekuatannya saja. Tetapi itu juga merupakan yang pertama dan terakhir dari berbagai kewajiban yang lain,”
Syeikh Atha’ menyeru: “Sungguh, kami sangat ingin saudara semuanya ikut berpartisipasi bersama kami untuk meraih kemuliaan yang agung ini, dengan berjuang untuk menegakkan Khilafah?” Ia berharap muktamar ini menjadi pengantar terbitnya fajar Khilafah, sehingga seluruh dunia diterangi oleh kemuliaan dan kekuatan kaum Muslim. Umat Islam juga kembali lagi menjadi umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Dan negara mereka menjadi negara nomor satu lagi di dunia, yang membawa kebaikan dan berkah di seluruh aspek kehidupan. (LI)
(www.fikrulmustanir.blogspot.com atau www.mentorplus.multiply.com )
Kamis, 23 Juli 2009
Kamis, 09 Juli 2009
Keluarga Muslim Saat ini, sudahkah sesuai syariat Islam?
HTI Press (Semarang)–Kondisi keluarga Muslim saat ini tidak sesuai dengan fungsi keluarga menurut Islam. Banyaknya perceraian, penelantaran anak-anak, kekerasan dalam keluarga, pendidikan keluarga tidak berlandaskan Islam adalah sedikit dari potret keluarga Muslim sekarang. Papar Zulfa Alya, Direktur El Diina Homeschooling Yogyakarta pada Talkshow Hari Keluarga Indonesia hari Ahad (28/6) lalu di gedung Dewan Riset Daerah (DRD) Semarang.
Talkshow yang digagas oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II HTI Kota Semarang mengangkat tema “Ibu, di tanganmu lahir Generasi Khoiru Ummah”. Talkshow ini dihadiri sekitar 40 peserta dari kalangan Majelis Ta’lim, mahasiswa maupun masyarakat umum.
Zulfa Alya selaku pembicara pertama menyampaikan materi dengan tema ”Keluarga Muslim dalam Sorotan”. Dalam makalahnya, beliau memaparkan bagaimana kondisi keluarga Muslim saat ini yang tidak sesuai dengan fungsi keluarga menurut Islam. Banyaknya perceraian, penelantaran anak-anak, kekerasan dalam keluarga, pendidikan keluarga tidak berlandaskan Islam adalah sedikit dari potret keluarga Muslim sekarang. Menurut beliau kondisi ini terjadi karena dalam berkeluarga tidak dilandaskan Islam. Untuk itu beliau mengajak serta memberikan solusi untuk mengembalikan lagi tujuan berkeluarga sesuai Islam antara lain mewujudkan mawaddah warahmah (QS. Ar-Rum : 21), melanjutkan keturunan dan menghindari dosa (HR. Ahmad&Ibnu Hibban), mempererat silaturahim, sebagai sarana dakwah serta dalam rangka menggapai ridho Allah SWT.
Syam Purwaningsih, S.Pt (MHTI DPD II HTI Kota Semarang&pengasuh rubrik Rumahku Syurgaku Cakra TV Semarang) sebagai pembicara kedua menyampaikan makalah dengan tema : ”Keluarga Terbaik Pencetak Generasi Terbaik”. Dalam makalahnya beliau memaparkan pentingnya peran keluarga, masyarakat dan negara dalam menentukan corak generasi mendatang. Selain itu, beliau juga menyampaikan dasar dalam berkeluarga adalah ibadah untuk mencapai tujuan serta fungsi berkeluarga yang telah ditetapkan Islam.
Dipandu oleh Dwi Jati Agustin, SS, sebagai host acara ini berlangsung mulai pukul 08.30-12.00 WIB. Para peserta yang sebagian besar adalah ibu-ibu sangat antusias mengikuti acara ini. Peserta yang dibagi dalam tiga kelompok ini sangat mengharapkan lingkungan yang kondusif bagi pendidikan putra-putrinya. Acara ini juga dihadiri oleh insan media dari RRI Pro 2 Semarang.(I’lamiyah Jateng)
Talkshow yang digagas oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II HTI Kota Semarang mengangkat tema “Ibu, di tanganmu lahir Generasi Khoiru Ummah”. Talkshow ini dihadiri sekitar 40 peserta dari kalangan Majelis Ta’lim, mahasiswa maupun masyarakat umum.
Zulfa Alya selaku pembicara pertama menyampaikan materi dengan tema ”Keluarga Muslim dalam Sorotan”. Dalam makalahnya, beliau memaparkan bagaimana kondisi keluarga Muslim saat ini yang tidak sesuai dengan fungsi keluarga menurut Islam. Banyaknya perceraian, penelantaran anak-anak, kekerasan dalam keluarga, pendidikan keluarga tidak berlandaskan Islam adalah sedikit dari potret keluarga Muslim sekarang. Menurut beliau kondisi ini terjadi karena dalam berkeluarga tidak dilandaskan Islam. Untuk itu beliau mengajak serta memberikan solusi untuk mengembalikan lagi tujuan berkeluarga sesuai Islam antara lain mewujudkan mawaddah warahmah (QS. Ar-Rum : 21), melanjutkan keturunan dan menghindari dosa (HR. Ahmad&Ibnu Hibban), mempererat silaturahim, sebagai sarana dakwah serta dalam rangka menggapai ridho Allah SWT.
Syam Purwaningsih, S.Pt (MHTI DPD II HTI Kota Semarang&pengasuh rubrik Rumahku Syurgaku Cakra TV Semarang) sebagai pembicara kedua menyampaikan makalah dengan tema : ”Keluarga Terbaik Pencetak Generasi Terbaik”. Dalam makalahnya beliau memaparkan pentingnya peran keluarga, masyarakat dan negara dalam menentukan corak generasi mendatang. Selain itu, beliau juga menyampaikan dasar dalam berkeluarga adalah ibadah untuk mencapai tujuan serta fungsi berkeluarga yang telah ditetapkan Islam.
Dipandu oleh Dwi Jati Agustin, SS, sebagai host acara ini berlangsung mulai pukul 08.30-12.00 WIB. Para peserta yang sebagian besar adalah ibu-ibu sangat antusias mengikuti acara ini. Peserta yang dibagi dalam tiga kelompok ini sangat mengharapkan lingkungan yang kondusif bagi pendidikan putra-putrinya. Acara ini juga dihadiri oleh insan media dari RRI Pro 2 Semarang.(I’lamiyah Jateng)
Rahasia Generasi Sahabat menjadi Sang The Winning Generation
Rahasia Generasi Sahabat menjadi Sang The Winning Generation
Kekalahan yang menimpa dan memorak-porandakan umat Islam sekarang ini adalah akibat dari perbuatan kita sendiri – karena Allah “cemburu”
”Sesungguhnya Allah tidak berbuat dzalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat dzalim kepada diri-mereka sendiri.” (TQS. Yunus(10) : 44)
Para sahabat nabi dalam banyak buku sejarah biografi telah menikmati kemenangan dan kekuasaan. Yang dahsyat dan luar biasa mereka menikmati kemenangan dan kekuasaan mereka tidak terbatas pada tempat dan waktu tertentu. Kemenangan dan kekuasaan mereka terjadi di seluruh tempat dan waktu. Subhaanallah.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan atas nafsu amarah yang selalu memerintahkan kejahatan. Mereka mengekangnya dengan tali kendali istiqomah dan takwa. Mereka memaksanya bertobat dan kembali kepada Allah jika ia berusaha melepas tali kendali tersebut.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan ketika berhadapan dengan musuh di medan perang sehingga kemenangan atas musuh mereka dapatkan dalam waktu sangat singkat dan beban sangat sedikit.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan ketika berhadapan dengan setan bangsa jin yang mengganggu mereka di seluruh jalan dan menantikan kekalahan mereka. Mereka tidak mau mendengarkan was-wasnya dan bujuk rayunya serta tidak mempedulikan tipu daya setan.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan dalam menundukkan dunia, pesonanya,perhiasannya dan tipu dayanya. Dunia tidak mampu menggoda mereka dan tidak kuasa menyibukkan mereka dari Tuhannya walau sesaat. Begitulah kemenangan dan kekuasaan menjadi hak mereka di mana pun mereka tinggal dan kapan pun mereka berada.
Tidak diragukan lagi bahwa pemberi kemenangan dan kekuasaan kepada generasi sahabat radhiyallahu ’anhum di setiap waktu dan tempat tersebut adalah Allah Swt yang menguasai kunci-kunci langit dan bumi. Dia adalah Dzat yang jika menghendaki sesuatu hanya cukup mengucapkan ”Kun Fayakun”.
Kemenangan dan kekuasaan yang diberikan oleh Allah Swt kepada mereka para sahabat karena mereka telah menghiasi diri dengan sejumlah karakter yang menjadi sebab turunnya kemenangan dan pertolongan Allah kepada mereka. Sejumlah karakter ini akan tetap menjadi sebab turunnya kemenangan dan kekuasaan dari Allah hingga hari kiamat selama ada konsistensi dalam mempraktekkannya.
Adapun rahasia atau karakter yang menjadikan kemenangan dan kekuasaan serta pertolongan Allah kepada generasi sahabat-menjadi The winning generation adalah sebagai berikut :
1. Mengikhlaskan Niat dan amal untuk Allah Swt.
2. Mengikuti Sunnah
3. Menyucikan jiwa
4. Zuhud pada dunia
5. Memutus seluruh ikatan jahiliyyah
6. Mencintai persatuan dan kesatuan umat Islam
7. Bersegera mengikuti hukum Allah dan Rasul-Nya.
8. Mewakafkan hidup untuk berdakwah di jalan Allah
9. Meyakini pertolongan dan kemenangan yang diberitakan Allah dan Rasul-Nya.
10. Bersemangat mempelajari Agama.
Pada tulisan berikutnya Insya Allah kita akan bahas satu-persatu lebih dalam sehingga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang berharga untuk kita laksanakan sehingga pertolongan Allah itu layak kita dapatkan.
Sobat, Allah kuasa untuk memberi kita kemenangan dan pertolongan seperti yang sudah diberikan-Nya kepada generasi sahabat, asal saja kita berjuang, berkorban dan bersabar seperti mereka. Salam Dahsyat dan Luar Biasa! ( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H )
Kekalahan yang menimpa dan memorak-porandakan umat Islam sekarang ini adalah akibat dari perbuatan kita sendiri – karena Allah “cemburu”
”Sesungguhnya Allah tidak berbuat dzalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat dzalim kepada diri-mereka sendiri.” (TQS. Yunus(10) : 44)
Para sahabat nabi dalam banyak buku sejarah biografi telah menikmati kemenangan dan kekuasaan. Yang dahsyat dan luar biasa mereka menikmati kemenangan dan kekuasaan mereka tidak terbatas pada tempat dan waktu tertentu. Kemenangan dan kekuasaan mereka terjadi di seluruh tempat dan waktu. Subhaanallah.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan atas nafsu amarah yang selalu memerintahkan kejahatan. Mereka mengekangnya dengan tali kendali istiqomah dan takwa. Mereka memaksanya bertobat dan kembali kepada Allah jika ia berusaha melepas tali kendali tersebut.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan ketika berhadapan dengan musuh di medan perang sehingga kemenangan atas musuh mereka dapatkan dalam waktu sangat singkat dan beban sangat sedikit.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan ketika berhadapan dengan setan bangsa jin yang mengganggu mereka di seluruh jalan dan menantikan kekalahan mereka. Mereka tidak mau mendengarkan was-wasnya dan bujuk rayunya serta tidak mempedulikan tipu daya setan.
Mereka telah menikmati kemenangan dan kekuasaan dalam menundukkan dunia, pesonanya,perhiasannya dan tipu dayanya. Dunia tidak mampu menggoda mereka dan tidak kuasa menyibukkan mereka dari Tuhannya walau sesaat. Begitulah kemenangan dan kekuasaan menjadi hak mereka di mana pun mereka tinggal dan kapan pun mereka berada.
Tidak diragukan lagi bahwa pemberi kemenangan dan kekuasaan kepada generasi sahabat radhiyallahu ’anhum di setiap waktu dan tempat tersebut adalah Allah Swt yang menguasai kunci-kunci langit dan bumi. Dia adalah Dzat yang jika menghendaki sesuatu hanya cukup mengucapkan ”Kun Fayakun”.
Kemenangan dan kekuasaan yang diberikan oleh Allah Swt kepada mereka para sahabat karena mereka telah menghiasi diri dengan sejumlah karakter yang menjadi sebab turunnya kemenangan dan pertolongan Allah kepada mereka. Sejumlah karakter ini akan tetap menjadi sebab turunnya kemenangan dan kekuasaan dari Allah hingga hari kiamat selama ada konsistensi dalam mempraktekkannya.
Adapun rahasia atau karakter yang menjadikan kemenangan dan kekuasaan serta pertolongan Allah kepada generasi sahabat-menjadi The winning generation adalah sebagai berikut :
1. Mengikhlaskan Niat dan amal untuk Allah Swt.
2. Mengikuti Sunnah
3. Menyucikan jiwa
4. Zuhud pada dunia
5. Memutus seluruh ikatan jahiliyyah
6. Mencintai persatuan dan kesatuan umat Islam
7. Bersegera mengikuti hukum Allah dan Rasul-Nya.
8. Mewakafkan hidup untuk berdakwah di jalan Allah
9. Meyakini pertolongan dan kemenangan yang diberitakan Allah dan Rasul-Nya.
10. Bersemangat mempelajari Agama.
Pada tulisan berikutnya Insya Allah kita akan bahas satu-persatu lebih dalam sehingga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang berharga untuk kita laksanakan sehingga pertolongan Allah itu layak kita dapatkan.
Sobat, Allah kuasa untuk memberi kita kemenangan dan pertolongan seperti yang sudah diberikan-Nya kepada generasi sahabat, asal saja kita berjuang, berkorban dan bersabar seperti mereka. Salam Dahsyat dan Luar Biasa! ( www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H )
Manajemen Stress : Jadilah Good Maker Setiap Hari!
Manajemen Stress : Jadilah Good Maker Setiap Hari!
Dengan Mengatasi Suasana hati yang tidak menyenangkan dapat menciptakan hari-hari yang tidak menyebalkan! Jadilah Si Good Maker Setiap Hari. ”Daripada menunggu datangnya hari baik, buatlah hari ini menjadi hari baik”
Sobat, Stres membuat kita sulit untuk berpikir realistis dan suasana hati juga kacau. Oleh karena itu, diary atau buku harian Stres dapat dijadikan rujukan bagi anda apa yang sebenarnya terjadi, dan apa motivasi serta harapan anda yang sesungguhnya.
Mulailah dengan menuliskan tanda-tanda stres anda secara berurutan dari yang berat sampai yang paling ringan. Kemudian catatlah seluruh kemungkinan penyebab stres tersebut, lalu kelompokkan berdasarkan kategori seperti keluarga, pekerjaan, keuangan dan sebagainya. Buat juga kemungkinan solusi setiap penyebab stress tersebut.
Kemudian pantau perkembangan stres anda dengan melakukan solusi-solusi yang telah anda tetapkan. Jika hasil solusi tidak menggembirakan, cobalah dengan cara lain. Mintalah bantuan pasangan anda atau sahabat anda. Jika perlu mintalah bantuan pada ahlinya. Jika masalah anda pada pengaturan keuangan, mintalah nasehat dari ahli perencana keuangan misalnya safir senduk. Jika masalah anda berkaitan dengan ketidakmampuan anda mengendalikan kemarahan, carilah buku-buku atau seorang ahli yang dapat mengajarkan anda untuk mengatur kemarahan.
Sobat, sebagai seorang muslim kita bisa menggunakan tips atau cara menemukan solusi-solusi atas permasalahan anda di dalam al-qur’an?
Bukalah Al-Qur’an dengan random.
Lihatlah dan bacalah dengan penuh khusyuk baca juga terjemahannya.
Renungkanlah dalam-dalam.
Ketika anda mengalami banyak rintangan, hambatan, dan cobaan, kembalikan semua itu pada nilai-nilai Al-Qur’an. Anda dapat membaca dan memahami nilai-nilai dalam Al-Qur’an.
“Sesungguhnya orang yang dalam rongga badannya tidak terdapat sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.”(HR Tirmidzi )
Jangan khawatir, biasakanlah anda membaca Al-Qur’an di pagi hari sebelum anda melangkahkan kaki ke tempat kerja. Pastikan juga anda memahami makna ayat yang anda baca. Dengan begitu,perasaan anda bahagia di pagi hari; Anda mengawali hari dengan pikiran dan perasaan positif.
Kita juga bisa juga berelaksasi dan mengafirmasi dengan Al-Qur’an :
Nyalakan laptop, komputer, MP3 atau tape recorder anda. Pilih surat-surat Al-qur’an yang sudah anda pahami maknanya.
Dengarkan dan simak sebaikmungkin. Renungkan baik-baik.
Duduklah sebentar, pejamkan mata anda. Bayangkan keinginan-keinginan anda. Lalu tancapkan kuat-kuat “Saya dapat mencapai keinginan saya.” lepaskanlah seluruh beban hidup anda. Bayangkan seluruh permasalahan anda sekarang sudah tuntas.
Dalam keadaan bahagia, angkatlah tangan anda. Ucapkan Alhamdulillah. Lalu, berdo’alah sesuai dengan harapan-harapan Anda.
Adapun langkah praktis yang bisa kita lakukan untuk mengatasi Stres dengan pendekatan Spiritual (al-qur’an) :
Biasakanlah mengajak keluarga membaca Al-Qur’an selepas sholat shubuh lima-sepuluh menit.
Sekitar pukul 09.00 pagi biasakanlah sholat dhuha bacalah Al-Qur’an satu sampai dua ayat. Lalu berdo’alah! Minta kelancaran Rezeki untuk keluarga Anda.
Bacalah Terjemahannya, pahami dan renungkan.
Menjelang tidur atau seusai sholat Isya baca Al-qur’an sejenak satu menit saja pahami artinya.
Aturlah waktu membaca Al-Qur’an sefleksibel mungkin.
Insya Allah keluarga Anda semakin harmonis dan Anda sudah merespons Al-Qur’an.
Insya Allah sobat, kalau itu yang kita lakukan maka setiap bangun pagi dengan perasaan yang bahagia. Usahakan kerjakan pekerjaan yang paling berat dulu di pagi hari, di saat tubuh dan pikiran masih segar, jadi siangnya kita bisa rileks. Buatlah daftar to do dan buatlah seefektif mungkin bagi anda. Sederhanakan masalah, dan jangan biarkan masalah berkembang menjadi besar. Tulis jurnal dan biasakan untuk bertanggung terhadap setiap rencana yang anda buat. Opend mind terhadap masukan. Menjadi orang yang mau menerima saran dan kritik akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih maju dan berkembang. Kemampuan kita dalam menyelesaikan masalah pun akan semakin baik. Sebagai penutup dalam artikel singkat ini nikmatilah dengan apa yang kita lakukan. Lakukan terapi senyum dan humor setiap hari supaya mood tetap naik dan tidak turun drastis. Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
(www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H )
Dengan Mengatasi Suasana hati yang tidak menyenangkan dapat menciptakan hari-hari yang tidak menyebalkan! Jadilah Si Good Maker Setiap Hari. ”Daripada menunggu datangnya hari baik, buatlah hari ini menjadi hari baik”
Sobat, Stres membuat kita sulit untuk berpikir realistis dan suasana hati juga kacau. Oleh karena itu, diary atau buku harian Stres dapat dijadikan rujukan bagi anda apa yang sebenarnya terjadi, dan apa motivasi serta harapan anda yang sesungguhnya.
Mulailah dengan menuliskan tanda-tanda stres anda secara berurutan dari yang berat sampai yang paling ringan. Kemudian catatlah seluruh kemungkinan penyebab stres tersebut, lalu kelompokkan berdasarkan kategori seperti keluarga, pekerjaan, keuangan dan sebagainya. Buat juga kemungkinan solusi setiap penyebab stress tersebut.
Kemudian pantau perkembangan stres anda dengan melakukan solusi-solusi yang telah anda tetapkan. Jika hasil solusi tidak menggembirakan, cobalah dengan cara lain. Mintalah bantuan pasangan anda atau sahabat anda. Jika perlu mintalah bantuan pada ahlinya. Jika masalah anda pada pengaturan keuangan, mintalah nasehat dari ahli perencana keuangan misalnya safir senduk. Jika masalah anda berkaitan dengan ketidakmampuan anda mengendalikan kemarahan, carilah buku-buku atau seorang ahli yang dapat mengajarkan anda untuk mengatur kemarahan.
Sobat, sebagai seorang muslim kita bisa menggunakan tips atau cara menemukan solusi-solusi atas permasalahan anda di dalam al-qur’an?
Bukalah Al-Qur’an dengan random.
Lihatlah dan bacalah dengan penuh khusyuk baca juga terjemahannya.
Renungkanlah dalam-dalam.
Ketika anda mengalami banyak rintangan, hambatan, dan cobaan, kembalikan semua itu pada nilai-nilai Al-Qur’an. Anda dapat membaca dan memahami nilai-nilai dalam Al-Qur’an.
“Sesungguhnya orang yang dalam rongga badannya tidak terdapat sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.”(HR Tirmidzi )
Jangan khawatir, biasakanlah anda membaca Al-Qur’an di pagi hari sebelum anda melangkahkan kaki ke tempat kerja. Pastikan juga anda memahami makna ayat yang anda baca. Dengan begitu,perasaan anda bahagia di pagi hari; Anda mengawali hari dengan pikiran dan perasaan positif.
Kita juga bisa juga berelaksasi dan mengafirmasi dengan Al-Qur’an :
Nyalakan laptop, komputer, MP3 atau tape recorder anda. Pilih surat-surat Al-qur’an yang sudah anda pahami maknanya.
Dengarkan dan simak sebaikmungkin. Renungkan baik-baik.
Duduklah sebentar, pejamkan mata anda. Bayangkan keinginan-keinginan anda. Lalu tancapkan kuat-kuat “Saya dapat mencapai keinginan saya.” lepaskanlah seluruh beban hidup anda. Bayangkan seluruh permasalahan anda sekarang sudah tuntas.
Dalam keadaan bahagia, angkatlah tangan anda. Ucapkan Alhamdulillah. Lalu, berdo’alah sesuai dengan harapan-harapan Anda.
Adapun langkah praktis yang bisa kita lakukan untuk mengatasi Stres dengan pendekatan Spiritual (al-qur’an) :
Biasakanlah mengajak keluarga membaca Al-Qur’an selepas sholat shubuh lima-sepuluh menit.
Sekitar pukul 09.00 pagi biasakanlah sholat dhuha bacalah Al-Qur’an satu sampai dua ayat. Lalu berdo’alah! Minta kelancaran Rezeki untuk keluarga Anda.
Bacalah Terjemahannya, pahami dan renungkan.
Menjelang tidur atau seusai sholat Isya baca Al-qur’an sejenak satu menit saja pahami artinya.
Aturlah waktu membaca Al-Qur’an sefleksibel mungkin.
Insya Allah keluarga Anda semakin harmonis dan Anda sudah merespons Al-Qur’an.
Insya Allah sobat, kalau itu yang kita lakukan maka setiap bangun pagi dengan perasaan yang bahagia. Usahakan kerjakan pekerjaan yang paling berat dulu di pagi hari, di saat tubuh dan pikiran masih segar, jadi siangnya kita bisa rileks. Buatlah daftar to do dan buatlah seefektif mungkin bagi anda. Sederhanakan masalah, dan jangan biarkan masalah berkembang menjadi besar. Tulis jurnal dan biasakan untuk bertanggung terhadap setiap rencana yang anda buat. Opend mind terhadap masukan. Menjadi orang yang mau menerima saran dan kritik akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih maju dan berkembang. Kemampuan kita dalam menyelesaikan masalah pun akan semakin baik. Sebagai penutup dalam artikel singkat ini nikmatilah dengan apa yang kita lakukan. Lakukan terapi senyum dan humor setiap hari supaya mood tetap naik dan tidak turun drastis. Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
(www.mentorplus.multiply.com atau www.fikrulmustanir.blogspot.com , Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H )
Langganan:
Postingan (Atom)